Tampilkan postingan dengan label sejarah cookies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah cookies. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Juni 2023

Manjakan Lidah dengan Makanan Manis yang Tidak Tertandingi

Cookies
Sumber : wordpress.com

Makanan manis telah menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap hidup yang dijalani. Namun, banyak sekali orang yang menganggap makanan manis adalah makanan yang kurang baik karena menyebabkan diabetes, obesitas, kerusakan gigi, dan penyakit lainnya. Tidak heran jika para orang tua selalu melarang sang anak untuk mengonsumsi permen dan cokelat. Anggapan tersebut tidak seratus persen benar, saat akan menjalankan Aktivitas sehari-hari makanan manis juga dibutuhkan.

Makanan manis juga memiliki efek positif yang banyak sekali manfaatnya. Sebuah studi mengatakan bahwa gula merupakan sumber terbaik dan terbesar untuk kesehatan otak. Berikut beberapa manfaat mengonsumsi makanan manis:

1.      Sumber energi

Rasa manis yang dirasakan oleh lidah biasanya berasal dari gula atau karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula jawa, gula batu, dan buah-buahan lainnya, tapi ada juga pemanis buatan. Kandungan karbohidrat yang ada bisa menjadi sumber energi bagi tubuh, mulai dari membentuk glukosa yang mengalir melalui aliran darah ke sel-sel tubuh dan berubah menjadi energi. Fungsi dari glukosa tersebut adalah untuk menggantikan makanan yang tidak masuk ke dalam tubuh atau saat tubuh kekurangan energi. Glukosa bisa menjadi cadangan saat tidak ada asupan yang masuk ke dalam tubuh.

2.      Mengatasi mood yang buruk

Sebuah studi dari The Dublin Nutrition Centre mengatakan makanan manis bisa meningkatkan mood, cokelat bisa menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan mood seseorang menjadi lebih positif. Cokelat memiliki kandungan kimiawi theobromine yaitu, kandungan yang secara natural dapat menstimulasi rasa kepuasan.

Makanan manis juga bisa mengaktifkan pusat kesenangan di otak, meningkatkan produksi hormon dopamin, sehingga dapat membuat seseorang merasa bahagia setelah mengonsumsinya dan dapat menstabilkan suasana hati hingga mencegah depresi. Jadi, tidak heran jika beberapa orang akan memiliki makanan manis seperti cokelat dan es krim saat mereka sedang sedih atau bad mood.

3.      Meningkatkan kemampuan otak

Glukosa selain menjadi pengganti sumber energi juga merupakan bahan bakar otak yang dapat meningkatkan daya ingat, proses berpikir, dan konsentrasi. Sebuah studi mengatakan bahwa dalam sehari otak dalam bekerja dapat menggunakan asupan glukosa sebanyak 400 kalori. Glukosa yang dimaksud adalah gula natural yang berada dalam buah-buahan, karbohidrat, dan lain-lain. Menurut National Eating Disorders Association, hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa diet yang tidak benar meningkatkan resiko kelesuan dan hilangnya konsentrasi, serta tidak stabilnya mood seseorang.

Hanya saja tubuh menyimpan glukosa dalam otot dan lemak untuk mendapatkan energi, tetapi ketika lemak dan protein habis, otot digunakan untuk mendapatkan tenaga, yang menyebabkan lemas, lelah, dan kehilangan konsentrasi.

4.      Membuat tidur lebih nyenyak

Rasa manis dari kue, permen, coklat atau es krim akan melepaskan hormon serotonin. Akibatnya akan mempengaruhi kualitas tidur juga. Orang yang tidur dengan perasaan bahagia akan membuat dirinya tidur lebih nyenyak.

Ada banyak sekali manfaat mengonsumsi makanan manis, namun ketakutan yang ada membuat orang ragu mengonsumsi makanan manis. Padahal jika saja kita tahu batas control dalam mengonsumsi makanan manis atau makanan lain pun pasti akan terjaga kesehatan. Kuncinya adalah mengelola apa saja yang dapat dimakan. 

Selasa, 30 Mei 2023

Yuk Kenalan dengan “Si Kue Kecil”

cookies
Sumber : becuo.com

Cookies atau kukis adalah makanan kecil yang menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia. Terkenal dengan tekstur yang renyah di luar, namun lembut di dalam serta variasi rasa yang tak terbatas. Biasa disebut ‘si kue kecil’ karena memiliki bentuk kecil, tipis, berwarna cokelat, dan manis.

Dari segi sejarah, ada banyak sekali cerita sejarah mengenai cookies. Yang pertama, cookies dapat ditelusuri kembali pada abad ke-7 di Persia, saat makanan kecil ini dikenal sebagai "koekje" yang berarti kue kecil. Pada saat itu, cookies dibuat dengan bahan-bahan dasar seperti tepung, mentega, gula, dan rempah-rempah. Di Jerman, cookies disebut keks atau plzchen, sedangkan italia memberikan sebutan amaretti atau biscotti. Setiap negara memiliki penyebutan yang berbeda-beda mengenai cookies.

Persebaran yang terjadi berasal dari negara Iran karena menjadi negara pertama yang menggunakn gula dalam membuat kue. Dari sinilah semua bermula. Awal masa penjajahan dunia, kukis menjadi bekal untuk dibawa dalam pelayaran  karena awet dan bisa tetap di makan dalam waktu berbulan-bulan. Para imigran asal Inggris, Skotlandia, dan Belanda membawa kukis pertama mereka ke Amerika.

Namun, perkembangan geografis yang terjadi, berdampak pada perkembangan kukis. Muncuk banyak resep baru mengenai kukis dan sampai sekarang banyak sekali beragam rasa dan variasi cookies. Resep baru yang muncul juga tidak kalah memanjakan lidah dengan yang asli dank arena banyaknya resp baru ini, tidak ada buku resep yang menampilkan semua resep kukis-kukis itu.

Sejarah yang kedua, berasal dari seoarang perempuan bernama Ruth Wakefield. Ia adalah seorang pemilik restoran di Whitman, Massachusetts salah satu negara bagian Amerika Serikat. Pada tahun 1930 akhir, Wakefield dan suaminya sedang mambuat kue kering untuk dijual sebagai makanan penutup di restorannya. Namun saat membuat kue, ia kehabisan kacang yang biasa dicampurkan dalam adonan. Tidak kehabisan akal, Wakefield menggantikan kacang dengan potongan kecil cokelat yang memiliki rasa semi manis. Potongan cokelat itu diaduk degan adonan kemudian dipanggang. Ternyata selama pemanggangan, cokelat tidak meleleh dan menyatu dengan adonan. Sehingga saat adonan matang, kue yang dihasilkan memiliki hiasan butir-butir cokelat. Kue itupun tetap Wakefield sajikan pada para pelanggannya sebagai hidangan penutup. Tidak disangka, kue yang tidak sengaja dibuatnya itu mendapat respon baik dari para pelanggannya. Kue kering ini pun menjadi semakin terkanal setelah dibuat pertama kali oleh Wakefield.

Beberapa Rasa Cookies yang Populer Antara Lain:

1.    Cokelat Chip

Cookies cokelat chip adalah favorit yang tak terbantahkan. Mereka berisi potongan cokelat yang meleleh di mulut saat digigit.

 2.   Kacang

Cookies dengan tambahan kacang seperti kenari, almond, atau kacang tanah memberikan sentuhan gurih dan tekstur yang kaya.

3.    Oatmeal

Cookies oatmeal terbuat dari campuran oat, gula, dan seringkali kismis atau cranberry. Mereka memiliki tekstur yang kenyal dan kaya serat.  

4.    Klasik

Cookies klasik adalah cookies sederhana dengan rasa mentega yang lezat. Mereka mungkin tidak memiliki tambahan cokelat atau kacang, tetapi tetap menjadi favorit bagi banyak orang. 

5.   Variasi kreatif

Selain varian klasik, cookies juga memiliki berbagai variasi kreatif, seperti cookies dengan tambahan selai kacang, toffee, karamel, atau bahkan campuran makanan lain seperti pretzel atau marshmallow.

Cookies adalah makanan kecil yang lezat dan menggugah selera. Mereka memiliki sejarah panjang dan telah berkembang menjadi berbagai rasa dan variasi yang memikat. Saat ini cookies lebih banyak dinikmati sebagai camilan bukan sebagai makanan pengganti seperi pada awal perkembangannya. Apakah Anda menginginkan makanan ringan yang enak untuk menemani secangkir teh atau kopi? Atau untuk dimasukkan dalam kotak bekal anak-anak? Cookies selalu menjadi pilihan yang sempurna!

Cookies Cocok untuk Diet?